Update IHSG 4 Mei 2021 ditutup menguat 0,19% di level 5963 setelah sempat masuk di zona merah pada perdagangan hari ini. Kenaikan harga nikel dunia membuat emiten-emiten berbasis nikel seperti ANTM dan INCO kompak naik 4% dan 6,8%. Di lain sisi, asing juga masuk sebanyak 209M di pasar regular dan akankah Mei 2021 ini menjadi kebangkitan market seperti Mei 2020 kemarin ?

Level support IHSG ada di angka 5860 dengan resisten terdekat di level 6100.

Berikut adalah saham-saham yang menjadi top gainer dari IHSG hari ini.

  1. VRNA mengalami kenaikan sebesar 34,62%  
  2. KOBX mengalami kenaikan sebesar 34,59%
  3. NFCX mengalami kenaikan sebesar 24,69%

Saham-saham yang menjadi pemberat IHSG karena penurunannya adalah sebagai berikut :

  1. PGUN mengalami penurunan sebesar 6,96%
  2. SUPR mengalami penurunan sebesar 6.96%
  3. TEBE mengalami penurunan sebesar 6.96%

Saham yang paling banyak dibeli oleh asing hari ini adalah MFMI sebanyak 190M disusul oleh saham TBIG dengan akumulasi sebanyak 86M dan ketiga adalah saham TLKM dengan transaksi sebanyak 63M. Salah satu pemegang saham dari saham MFMI adalah Multipolar.

Highlight Hari ini :

Saham BRMS masih melanjutkan uptrendnya ditutup di level 111 atau menguat sebanyak 4,7%. Beredarnya informasi pembelian oleh Salim Group yang menjadi katalis pergerakan saham BRMS beberapa waktu terakhir. Broker SQ dan MG tercatat melakukan aksi beli bersih sebanyak 13,2M dan 9,7M.  

Dengan kenaikan harga nikel dunia, dan juga akumulasi asing beberapa waktu lalu, saham ANTM juga cukup menarik untuk kita amati pergerakannya. Saham ini secara teknikal berhasil menembus minor resistennya di 2520 dan ditutup di level 2620. Resisten berikutnya ada di level 3050.

Saham KREN kembali naik hari ini sebanyak 9,3% ditutup di level 177. Uptrend saham ini disusul juga dengan ARAnya salah satu anak perusahaan Kresna Group yaitu NFCX yang ditutup di level 3030. Melihat pergerakan saham group ini, potensi kenaikan KREN masih terbuka lebar dan yang perlu diperhatikan adalah ketika momen di mana anak-anak perusahaannya sahamnya berjatuhan yang bisa menjadikan reversal downtrend untuk saham Kresna Group.

Disclaimer On, semua analisa saham yang dibagikan hanya merupakan informasi, semua resiko dan keputusan investasi ada di masing-masing investor.

Update IHSG 7 Mei 2021 ditutup melemah sebesar -0,7% di leve...

Update IHSG hari Rabu tanggal 28 April 2021 ditutup menguat ...

IHSG pada hari Kamis ini ditutup menguat 25 poin di angka 60...

IHSG pada hari Senin ini ditutup menurun 41.17 poin di angka...

Sentimen negatif terus membayangi harga nikel, sehingga mema...

Send Message