PT Zebra Nusantara Targetkan Pertumbuhan Laba

PT Zebra Nusantara Targetkan Pertumbuhan Laba

Sabtu, 08 Mei 2021

PT Zebra Nusantara Tbk akan menargetkan pertumbuhan laba sebesar dua digit di tengah berjalannya proses akuisisi PT Dos Ni Roha Corporation yang akan menjadi inti usaha.

Rudy Tanoesoedibjo selaku Presiden Direktur PT Zebra Nusantara mengatakan bahwa sepanjang 2020 lalu, PT Dos Ni Roha mencatatkan kinerja yang cukup optimal.

Jumat (7/5/2021), Rudy mengatakan dalam paparan publik perusahaan bahwa laba komprehensifnya sebanyak Rp 287 miliar, sedangkan untuk laba bersihnya sebanyak Rp 136 miliar. Hal ini memang sangat baik.

Rudy juga melanjutkan, kontribusi laba terbesar berasal dari sektor-sektor non distribusi logistik dan teknologi informasi yang berada di bawah PT Dos Ni Roha. Untuk ke depannya, PT Dos Ni Roha akan terus mengembangkan sektor distribusi rantai pasok mulai dari hulu hingga hilir.

Menurut Presiden Direktur PT Zebra Nusantara ini, saat ini PT Dos Ni Roha yang nantinya akan dikelola oleh PT ZBRA memiliki aset yang cukup besar pada sektor distribusi. Walau begitu, tingkat profitabilitasnya masih belum optimal.

Ia juga menjelaskan bahwa ini adalah sektor bisnis yang potensial jika masuk lebih cepat. Hal ini juga merupakan cara dalam mengurangi biaya logistik di Indonesia yang sering menjadi halangan.

Berdasarkan hal tersebut, pihak PT ZBRA akan menargetkan pertumbuhan laba sebesar 20% hingga 30% untuk 2021 ini.

Selanjutnya untuk mencapai target tersebut, perusahaan akan melakukan perubahan jenis usaha yang akan menopang jaringan distribusi nasional yang mumpuni dan juga logistik yang terintegrasi.

Sebelumnya, PT ZBRA berencana untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau disebut right issue. Nantinya, PT ZBRA pun akan mencaplok saham PT DNR ini.

Dalam PMHETD II itu, PT Holistic Ventures, PT Jadegreen Equities, PT European Hospital Development, dan PT Trinity Healthcare akan mengambil bagian atas saham baru PT Zebra. Sebelumnya, empat PT tersebut merupakan pemegang saham dari PT DNR.

Berdasarkan prospektus perusahaan, PT ZBRA ini akan melakukan rights issue dengan melepas sebesar 3,42 miliar saham baru dengan asumsi harga pelaksanaan sebesar Rp 406 per saham. Maka dari itu, PT ZBRA akan mengantongi dana sebesar Rp 1,39 triliun.

Sebanyak 77,7% dana dari rights issue akan digunakan untuk mengakuisisi 99% saham PT DNR senilai Rp 1,08 triliun.

Manajemen PT ZBRA dalam keterbukaan informasi memaparkan bahwa perseroan akan melakukan perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha utama untuk mengambil alih PT DNR.


Sumber: market.bisnis.com

Bank MNC tidak membagikan dividen dari laba yang diperoleh t...

Akuisisi saham Freeport sebesar 51% yang telah dilakukan pem...

Penjualan Semen dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk suda...

PT Telkom Indonesia Tbk selaku perusahaan telekomunikasi dan...

Pada Jumat (9/4/2021) PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menggelar...

Send Message