Sepekan ini penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) mencapai 2,97%. IHSG berada pada level 6.011,45 turun dibanding pekan lalu dari level 6.195,56.

Dalam membaca pergerakan pasar setiap harinya, Fery Latuhihin mengakui kondisi Market saat ini seperti berada dalam ruang gelap total. Chief Economist TanamDuit menyatakan bahwa tidak ada yang tahu pasti alasan Market masih terus dalam tekanan.

Angka-angka ekonomi dan korporasi di kuartal pertama yang belum dirilis menyebabkan sentimen penggerak belum muncul. Sedangkan outlook ekonomi nasional ada dalam tren positif. Angka NPL perbankan juga belum diumumkan. Sehingga menurut Fery, tidak ada alasan untuk jual sebaiknya hold dulu paling tidak sampai akhir tahun ini.

Yulianto Aji Sadono, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia mengatakan bahwa rata-rata nilai transaksi bursa selama sepekan ini mengalami perubahan sebesar 0,60% atau menjadi 10,62 triliun dibanding dengan pekan sebelumnya Rp 10,6 triliun.



Sumber: ekbis.sindonews.com

Tags

Ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui sebelum memulai...

IHSG pada hari Kamis ini ditutup menguat 25 poin di angka 60...

IHSG pada hari Senin ini ditutup menurun 41.17 poin di angka...

Likuiditas menjadi salah satu faktor yang selalu menjadi pem...

Update IHSG hari pertama 3 Mei 2021 ditutup melemah 0,72% di...

Send Message