PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Bagikan Dividen Rp 30.726 M

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) Bagikan Dividen Rp 30.726 M

Sabtu, 29 Mei 2021
Dividen sebesar Rp 30.726 M akan dibagikan oleh PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE). Besaran tersebut diperoleh dari payout ratio sebanyak 20% perolehan laba bersih di buku tahun 2020 sebesar Rp 153.28 M. Jumlah dividen per share (DPS) sebesar Rp 3.21.

Pembagian dividen tersebut telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang (RUPST) di hari Jumat (28/05/21) kemarin digelar di Wika Tower 2.

Dalam RUPST tersebut juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Djaka Nugraha sebagai Direktur QHSE, serta mengubah nomenklatur jabatan Direktur QHSE menjadi Direktur QHSE dan Pemasaran, sekaligus pengangkatan Yulianto sebagai Direktur QHSE dan Pemasaran. Sementara untuk Jajaran Dewan Komisaris tak ada perubahan.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Nariman Prasetyo, menyatakan bahwa perseroan optimis dapat meraih Kontrak Dihadapi (Order Book) sebesar Rp 15.52 T atau naik 7.02%, dari realisasi RKAP 2020 sebesar Rp 14.50 T di tahun ini.

Target Kontrak Dihadapi tersebut terdiri atas target Kontrak Baru (New Contract) senilai Rp 4.22 T, naik 39.06% dari realisasi Kontrak Baru 2020 sebesar Rp 3.04 T dan Carry Over sebesar Rp 11.30 T.

Komposisi perolehan Kontrak Baru 2021 tersebut direncanakan berasal dari Pemerintah sebesar 44%, BUMN/BUMD 19%, dan Swasta 37%.

Nariman menyebutkan bahwa komposisi tersebut menunjukkan bahwa WEGE akan berfokus pada proyek-proyek yang memiliki pendanaan kuat, jelas, dan independen.

Dari sisi target Penjualan (termasuk Penjualan Joint Operation / JO) tahun 2021, sebesar Rp 3.84 T, naik 5.84% dari realisasi RKAP 2020 Rp 3.62 T. Target laba bersihnya mencapai Rp 231.67 M atau naik 48.17% dari realisasi Laba Bersih 2020 sebesar Rp 156.35 M.

Untuk pengembangan bisnis di tahun 2021, WEGE akan menggelontorkan Belanja Modal (Capital Expenditure) sebesar Rp 301.07 M, yang diperuntukkan Capital Employed, Investasi Aktiva Tetap, dan Aktiva Tidak Berwujud.

Sesuai dengan penjelasan Nariman, perseroan berupaya agar target perusahaan 2021 dapat tercapai dengan dukungan fundamental perusahaan yang sehat dan pasar jelas serta independen.

Kelangsungan bisnis di tahun 2021 tetap berjalan dengan baik karena WEGE memiliki proyek-proyek Carry Over sebesar Rp 10.89 T yang dapat dikerjakan di tahun ini.

Hingga pekan ketiga Mei 2021, capaian kontrak baru WEGE menyentuh nilai Rp 906.48 M atau 21.48% dari target kontrak baru di tahun 2021, sebesar Rp 4.22 T. Dari perolehan tersebut, realisasi Kontrak Dihadapi (Order Book) hingga April 2021 menjadi Rp 11.7 T, atau mencapai 75.96% dari target Order Book tahun 2021 sebesar Rp 15.52 T.

Capaian kontrak baru yang telah diterima, diantaranya dari Apartemen Kyo Society Surabaya, Rumah Dinas TNI AD (JO), RS Darurat Covid-19 Malang, SHE Fasilitas Proyek Unjani, Display Proyek Batang, Ruang Meeting Unjani, Proyek Belawan, Rumah Duka Grand Heaven, dan Hotel Cirebon.

Komposisi dari perolehan kontrak baru tersebut adalah pemerintah 72.8%, BUM 2.3%, dan Swasta 24.9%, dengan tipe proyek: office 5.75%, commercial 7.33%, residential 44.98%, dan fasilitas publik 41.94%.



Sumber: investor.id

PT Smartfren Telecom Tbk akan menambah modal dengan right is...

Dalam beberapa pekan terakhir, seorang investor individu ata...

Dua emiten rokok raksasa, PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP) dan ...

Rumor masuknya grup Salim ke salah satu perusahaan grup Bakr...

Salah satu Bank di Indonesia, PT. Bank Mayapada Internasiona...

Send Message