Update IHSG 2 Juni 2021 Open Gap Up, Ditutup Dengan Nett Buy 594M Asing

Update IHSG 2 Juni 2021 Open Gap Up, Ditutup Dengan Nett Buy 594M Asing

Rabu, 02 Jun 2021

Update IHSG 2 Juni 2021 menguat 1,4% dan dibuka dengan open gap di angka 6002, closing ada di 6031. Penguatan hari ini terjadi hampir di semua sektor mulai dari perbankan, konstruksi , pertambangan hingga CPO. Asing melakukan net buy sebanyak 594M yang menjadikan salah satu net buy terbesar dalam 1 hari selama beberapa pekan terakhir.

Area support dan resisten IHSG kini menjadi support di 6000 sekaligus sebagai level psikologis dengan target resisten terdekat di level 6100.

Berikut adalah saham-saham yang menjadi top gainer dari IHSG hari ini.

  1. NPGF mengalami kenaikan sebesar 34,48%  
  2. PALM mengalami kenaikan sebesar 25,00%
  3. PRIM mengalami kenaikan sebesar 25,00%

Saham-saham yang menjadi pemberat IHSG karena penurunannya adalah sebagai berikut :

  1. UFOE mengalami penurunan sebesar 7,00%
  2. KIOS mengalami penurunan sebesar 6,92%
  3. SAMF mengalami penurunan sebesar 6,84%

Saham yang paling banyak dibeli oleh asing hari ini adalah BBCA sebanyak 230M, disusul oleh saham ANTM dengan akumulasi sebanyak 82,7M dan ketiga adalah saham PGAS dengan transaksi sebanyak 82M. Sementara itu, saham TBIG tercatat paling banyak dijual oleh asing sebanyak 137M disusul oleh saham BEBS sebanyak 49M. Saham TBIG dalam 2 hari dibuang oleh asing seiring dengan kenaikannya.

Highlight Hari ini :

Saham BABP yang masuk dalam highlight berita pada hari Senin kemarin kembali mengalami penguatan sebesar 4,3% dan ditutup di level 192. Kenaikan lanjutan hari ini berpotensi mengejar level psikologis di angka 200 untuk perdagangan besok. Namun patut diingat, saham ini sudah mengalami kenaikan signifikan beberapa hari terakhir dan masuk dalam golongan high risk high return stock di mana pengamanan untuk batas loss sangat diperlukan.

Saham dari group Sandiaga Uno yaitu SRTG naik sebanyak 5% disertai dengan kenaikan maksimum / ARA dari salah satu anak perusahaannya berkode saham PALM. Hari ini penguatan SRTG terbatas akibat dari guyuran sekuritas CC (Mandiri Sekuritas) yang melakukan aksi buang barang sebanyak 5,9M beserta dengan DX (Bahana) sebanyak 4,6M. Pola Bullish Engulfing juga terlihat di saham SRTG dengan resisten terdekat ada di level 1190.

Kenaikan harga batubara yang tidak diiringi dengan kenaikan harga emitennya menjadikan emiten sektor batubara masih relative “murah” dibandingkan sektor lain yang sudah mengalami kenaikan. Salah satu emiten yang menarik untuk dicermati adalah ADRO yang hari ini naik 5,9% disertai pembelian massif oleh asing melalui trio broker asing YU BK dan AK. Hari ini closing saham ADRO tepat berada di resistennya yaitu di 1260 dan berpeluang menuju resisten berikutnya di 1340.

Disclaimer On, semua analisa saham yang dibagikan hanya merupakan informasi, semua resiko dan keputusan investasi ada di masing-masing investor.

Update IHSG 21 Mei melemah sebanyak 0,42% ditutup di level 5...

Update IHSG Selasa 27 April 2021 mengalami penurunan sebesar...

Update IHSG 5 Mei 2021 ditutup menguat 0,2% di level 5975Vol...

Update IHSG 24 Mei melemah 0,16% dan ditutup di level 5763Se...

Update IHSG 25 Mei mengalami kenaikan sebesar 0,91% ditutup ...

Send Message