PT Matahari Putra Prima Lakukan Private Placement

PT Matahari Putra Prima Lakukan Private Placement

Kamis, 10 Jun 2021

Perusahaan ritel PT Matahari Putra Prima Tbk. berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu private placement.

Rabu (9/3/2021) berdasarkan keterbukaan informasi, perusahaan dengan kode saham MPPA itu berencana menerbitkan maksimal sebanyak 752.914.792 saham atau sekitar 752,91 juta saham.

Jumlah saham yang ditawarkan itu mewakili maksimal sebanyak 10% saham dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

Prospektus pengelola Hypermart menyebutkan bahwa harga pelaksanaan private placement minimal Rp 891 per saham. Harga itu mengikuti paling sedikit 90% dari harga rata-rata penutupan perdagangan perseroan sejak 28 April 2021 hingga 8 Juni 2021 lalu. Hasilnya, dana hasil private placement ini memiliki potensi sedikitnya sebesar Rp 670,84 miliar.

Rencana tersebut terlebih dulu melewati persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan dijadwalkan pada 16 Juni 2021 mendatang.

Seluruh dana yang terkumpul dari private placement rencananya akan digunakan untuk memperkuat struktur neraca dan modal kerja dalam rangka mendukung pelaksanaan strategi bisnis ritel online maupun offline PT Matahari Putra Prima.

Rabu (9/6/2021), Manajemen menuliskan bahwa perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana yang diterima dari PMTHMETD untuk memperkuat struktur neraca dan modal kerja dalam rangka mendukung pelaksanaan strategi bisnis ritel online maupun offline perseroan ke depannya.

Lanjutnya, perusahaan milik Grup Lippo ini menyebutkan bahwa aksi private placement tersebut diperlukan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka menjaga posisi keuangan perseroan yang baik, sehingga perusahaan itu dapat menjalankan kegiatan usaha yang sehat dan meningkatkan kinerja secara berkelanjutan serta juga mengantisipasi berbagai peluang pasar ke depannya.

Pada keterbukaan informasi disebutkan bahwa private placement dapat dilaksanakan secara sekaligus atau bertahap dalam jangka waktu dua tahun terhitung sejak disetujui RUPSLB perseroan.

Danny Konjongian selaku Direktur Matahari Putra Prima mengatakan bahwa aksi private placement perseroan sampai saat ini masih dalam wacana karena dalam tahap perumusan oleh manajemen. Pihaknya belum bisa mengungkap detail rencana itu.

Rabu (9/6/2021) saat dihubungi Bisnis, Danny mengungkapkan bahwa untuk rencana PMHMETD hingga saat ini masih wacana karena masih dalam tahap perumusan oleh manajemen. Belum ada informasi lebih lanjut yang bisa disampaikan.

Pada keterbukaan informasi dijelaskan bahwa saham baru perseroan yang akan diterbitkan itu akan dikeluarkan pada satu atau beberapa investor yang bermaksud memiliki saham baru perseroan.

Tetapi sampai saat ini belum ditentukan pihak-pihak mana saja yang akan memiliki saham itu.

Sesudah private placement, struktur pemegang saham PT Matahari Putra Prima antara lain, Connery Asia Limited mengalami penurunan menjadi 6,86% dari 7,55%, Andersen Investment Pte juga mengalami penurunan menjadi 16,94% dari 18,63%. Kepemilikan PT Multipolar Tbk akan berkurang menjadi 34,84% dari sebelumnya sebesar 38,33%. Sedangkan untuk investor baru akan menguasai sebesar 9,09%.


Sumber: market.bisnis.com

PT Ladangbaja Murni sedang melakukan penawaran umum saham pe...

Pada awal tahun 2021 ini, tren investasi sedang digandrungi ...

Sesuatu yang bisa dilakukan untuk membuat kondisi keuangan s...

Istilah Cryptocurrency semakin menjadi perbincangan pasca me...

Ketika berniat untuk memulai trading crypto, pastikan Anda u...

Send Message