SWF Indonesia (INA) akan Fokus Investasi ke 4 dari 9 Sektor

SWF Indonesia (INA) akan Fokus Investasi ke 4 dari 9 Sektor

Jumat, 11 Jun 2021
Indonesia Investment Authority atau INA, lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) di Indonesia, akan memfokuskan diri pada 4 sektor dalam jangka pendek-menengah.

Ketua Dewan Direksi INA, Ridha Wirakusumah, menyatakan bahwa sebenarnya ada 9 sektor yang menjadi incaran.

Kendati memasuki era kerja selama 75 hari, INA telah memetakan key sector yang mampu membantu meningkatkan level kompetitif Indonesia, beserta tujuan komersial dalam membantu perusahaan dan mitra investasi memperoleh return optimal.

Ridha mengungkapkan bahwa INA bisa berinvestasi ke sektor manapun, namun SWF tersebut telah memiliki list dan akan berfokus pada 4 sektor. Infrastruktur yang mencakup airport, seaport, dan jalan tol digital infrastruktur yang mencakup digital services & platform, dan healthcare serta renewable energy.

Beberapa sektor lain yang sesuai dengan filosofi investasi INA, yaitu waste management, teknologi keuangan (lending, payment, commerce), tourism, logistik (cold-storage, last mile logistics, dan pergudangan), consumer (consumer health, pharmaceutical & FMCG).

Sektor infrastruktur akan menjadi sektor andalan terutama pertumbuhan dan potensi multiplier effect dari jalan tol, kargo, dan port container sangat menjanjikan.

Potensi investasi di sektor kargo masih besar, terutama karena hingga saat ini di Soekarno Hatta masih menggunakan manual. Sementara itu, sektor healthcare juga perlu penggelontoran dana.

Di sektor digital, INA juga akan membutuhkan banyak pendanaan untuk merealisasikan berbagai infrastruktur digital, seperti tower telekomunikasi, data center, fiber optics, dan broadband services. Potensi di digital services terutama berkaitan cyber security dan data management.

Untuk platform, INA tak memungkiri untuk berinvestasi ke unicorn yang mampu membuktikan keberlanjutan bisnisnya.



Sumber: ekonomi.bisnis.com

PT Harum Energy Tbk (HRUM) perusahaan pertambangan batu bara...

Update IHSG 4 Mei 2021 ditutup menguat 0,19% di level 5963.A...

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) telah meneken nota kese...

Kunci kesuksesan dalam berinvestasi adalah mempunyai habit d...

Permasalahan unrealized loss membuat BPJS Ketenagakerjaan me...

Send Message