Bukopin Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

Bukopin Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

Jumat, 11 Jun 2021

KB Bukopin berhasil meraih peringkat idAAA dari Pefindo selaku pemeringkat efek Nasional. Sebelumnya, Pefindo memberi predikat idAA kepada perusahaan untuk review periode September 2020 setelah KB Kookmin Bank resmi menjadi majority shareholder.

Maka dari itu, outlook untuk peringkat perusahaan saat ini adalah stabil. Selain itu, peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II/2015 KB Bukopin juga mningkat menjadi idAA dari yang sebelumnya idA+.

Berdasarkan rilis yang dipublikasikan oleh Pefindo, peningkatan peringkat perusahaan ini terlihat dari dukungan yang solid dari para pemegang saham. Tidak hanya itu, Pefindo juga menilai bahwa dukungan dari KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali.

Pefindo juga menjelaskan bahwa peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Kapasitasnya guna memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, dibandingkan dengan obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.

Kemampuan perusahaan untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya pada efek utang, relatif terhadap emiten Indonesia lainnya, sangat kuat. Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari KB Kookmin Bank, posisi pasar yang kuat di industri perbankan dan kemitraan bisnis strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Presiden Director KB Bukopin, Rivan A Purwantono mengatakan bahwa kenaikan peringkat tersebut sangat dipengaruhi oleh status hukum KB Kookmin Bank yang semakin jelas selaku pemegang saham pengendali serta semakin eratnya kerjasama dan kesepahamaan dengan Bosowa sebagai pemegang saham lainnya.

KB Kookmin Bank konsisten memberikan dukungan signifikan kepada perusahaan, terutama dalam hal likuiditas dan permodalan. Selain itu seluruh aspek strategis dalam penguatan bisnis, SDM, manajemen risiko, serta infrastruktur IT menjadi fokus perusahaan dalam proses transformasi.

Tidak hanya itu, KB Bukopin juga akan melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dalam waktu dekat. Ada 7 agenda yang akan dimintai persetujuan pemegang saham, salah satunya adalah pelaksanaan aksi korporasi Penawaran Umum Terbatas (PUT) ke enam.



Sumber: cnbcindonesia.com

Tags

Kunci kesuksesan dalam berinvestasi adalah mempunyai habit d...

PT Pemeringkat Efek Indonesia merevisi outlook perusahaan PT...

Pada tahun 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (Jasa Marga) me...

PT Medco Energi Internasional Tbk. mencatat penurunan pendap...

Berdasarkan dengan pemanggilan RUPST yang telah dilakukan pa...

Send Message