Auric Digital Tuntaskan Tender, Matahari Siap Berganti Pengendali Saham

Auric Digital Tuntaskan Tender, Matahari Siap Berganti Pengendali Saham

Kamis, 08 Jul 2021

Auric Digital Retail Pte Ltd. sudah mengakhiri voluntary tender offer atas saham PT Matahari Department Store Tbk. Dalam hitungan hari, Auric Digital akan resmi menjadi pemegang saham pengendali LPPF yang baru.

Miranti Hadisusilo selaku Sekretaris Perusahaan PT Matahari Department Store menyebutkan bahwa Auric Digital Retail sudah mengakhiri VTO atau penawaran tender sukarela atas perusahaan dengan kode saham LPPF itu pada akhir pekan lalu, Jumat (3/7/2021).

Rabu (7/7/2021) saat dihubungi Bisnis, Miranti mengungkapkan bahwa periode VTO telah berakhir 3 Juli lalu. Namun, sampai saat ini ia belum menerima hasil akhirnya.

Miranti mengungkapkan bahwa saat ini perseroan sedang menunggu informasi lebih lanjut dari BidCo. Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, BidCo saat ini masih memiliki waktu untuk membayar dan melaporkan ke OJK sesudah masa VTO selesai.

Pernyataan Miranti itu merujuk pada POJK Nomor 54/POJK.14/2015 Pasal 34 tentang Penawaran Tender Sukarela.

Dikutip pada Rabu (7/7/2021), Pasal 34 POJK Nomor 54/POJK.04/2015 tertulis bahwa pihak yang melakukan Penawaran Tender Sukarela wajib melaporkan hasil dari Penawaran Tender Sukarela tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 10 hari kerja sejak tanggal penyelesaian Penawaran Tender Sukarela berakhir.

Maka dari itu, BidCo masih memiliki waktu hingga 16 Juli 2021 sesudah periode penawaran tender sukarela berakhir.

Ada juga, komposisi kepemilikan saham Auric Digital Retail adalah 60% dipegang oleh Auric Bespoke I dan 40% lainnya dipegang oleh OUE Retail Holdings. Maka dari itu, beredar informasi OUE mengakuisisi LPPF, yang sebenarnya dilakukan melalui BidCo atau ADPRL.

Berdasarkan catatan Bisnis, Auric Digital Retail berencana menguasai hingga sebanyak 50,12% saham LPPF, sehingga menjadi pengendali baru perusahaan Grup Lippo tersebut.

Maka dari itu, Auric Digital akan melakukan penawaran tender sukarela atas saham LPPF maksimal 1,05 miliar saham. Jumlah ini mewakili sebanyak 40% dari total saham LPPF. Harga penawaran tender ditetapkan sebesar Rp 1.530 per saham. Dengan begitu, total transaski VTO mencapai sebesar Rp 1,6 triliun.

Rabu (5/5/2021) dalam propektus resmi, manejemen menuliskan bahwa harga penawaran tender itu tidak akan berubah. Pada tanggal pernyataan penawaran tender sukarela ini, Auric Digital memiliki sebanyak 500 saham PT Matahari Department Store.

Sesuai rencana, sesudah berakhirnya periode penawaran tender sukarela, Auric Digital juga akan membeli sebanyak 139,82 juta saham LPPF dari Greater Universal dan sebanyak 125,97 juta saham dari OUE Investment. Jumlah saham itu mewakili sebanyak 10,12% dari seluruh saham LPPF.

Nantinya, sesudah pelaksanaan pembelian saham dan penawaran tender sukarela, Auric Digital akan menguasai maksimal 1,31 miliar saham atau setara dengan 50,12%, sehingga menjadi pengendali baru LPPF.


Sumber: market.bisnis.com

Salah satu Bank di Indonesia, PT. Bank Mayapada Internasiona...

Bank Banten menyatakan ke depannya telah siap melakukan akse...

Di tengah pandemi Covid-19, PT Matahari Putra Prima Tbk. (MP...

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengungkapkan bahwa tela...

Keuntungan Investasi Saham :Punya bisnis tanpa susah-susah m...

Send Message