Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al-Mazrouei menyampaikan bahwa UEA (Uni Emirat Arab) akan investasi pabrik vaksin Covid-19 di Indonesia.

Rencana investasi ini sebagai bentuk dari peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan UEA sejak 10 tahun terakhir. Ada beberapa proyek kerja sama menjanjikan yang dapat memperkuat hubungan kedua negara.

Peluang investasi sektor baru yang sedang dijajaki UEA di Indonesia antara lain, energi terbarukan, produksi vaksin Covid-19, manufaktur strategis dan militer. Tidak hanya itu, ada juga di bidang agrikultural, keamanan pangan, pendidikan digital, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Al-Mazrouei mengatakan bahwa UEA ingin memastikan investasi mereka berada di area yang berkontribusi dalam menyediakan infrastruktur dan layanan sehari-hari untuk membuat perubahan bagi warga negara Indonesia dalam aktivitas sehari-harinya.

Pernyataan tersebut diutarakan setelah presiden Joko Widodo menyatakan akan menamai Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek (Jakarta Cikampek II) Elevated dengan nama Putera Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed. Hal ini sebagai bentuk penghargaan peran kemanusiaan dan kontribusinya terhadap bangsa Arab dan Islam.

Al-Mazrouei juga menyebutkan UEA akan mengeluarkan investasi sebesar US$10 miliar yang akan ditempatkan di Indonesian Investment Authority untuk dipakai dalam proyek dan sektor strategis.


Sumber: www.ekonomi.bisnis.com

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan hasil alamny...

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), perusahaan pemegang ri...

Di tahun 2021 ini, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (A...

Pada Jumat (9/4/2021) PT Bank CIMB Niaga Tbk telah menggelar...

Induk e-commerce Shopee, Manajemen Sea Ltd, yang berbasis di...

Send Message